Visual Kampanye Sosial Lawan Hoax Gali Bukti
Visual Kampanye Sosial Lawan Hoax Gali Bukti #
User

Visual Kampanye Sosial Lawan Hoax Gali Bukti

BERITAJABAR.ID - Masyarakat harus pro aktif untuk memerangi hoax atau berita bohong. Arif Handoko, selaku Dosen Sekolah Tinggi Desain Interstudi mengatakan, “Seluruh masyarakat harus ikut serta berperan menjadi pemberantas hoax. Hoax memiliki dampak destruktif yang tidak boleh disepelekan”.

Di era globalisasi dimana media sosial menjadi senjata utama untuk menyebarkan informasi, Hoax merupakan suatu hal yang mudah tersebar. Penyebaran konten negatif merupakan kebiasaan netizen yang begitu mudah membagi informasi yang tak jelas akurasinya. Diperparah lagi dengan pemahaman yang kurang dari masyarakat tetang informasi yang diposting sehingga kebohongan itu terus tersampaikan berulang ulang. Karena itu, beragam informasi di media sosial harus dipikirkan sebelum dibagikan kepada yang orang lain. “Hoax yang tidak terkendali dapat menjadi pemicu perselisihan antar anak bangsa dan oleh sebab itulah hoax harus diberantas”, ungkap Arif.

‘Visual Kampanye Sosial Lawan Hoax Gali Bukti’ merupakan salah satu kegiatan untuk melawan hoax yang ada di sosial media. Kita perlu mengajak masyarakat untuk mengali bukti dari segala informasi yang kita terima. Bila kita hanya menyebarkannya tanpa rasa tanggung jawab atas kebenaran informasi yang kita sampaikan, dikhawatirkan rantai hoax yang ada semakin panjang dan makin sulit untuk diputus.

Marilah Kita Menjadi Netizen Bermartabat dengan Melawan dan Memutus Rantai Hoax yang ada di Sosial Media!

 Penulis : Arif Handoko, MT - Dosen STDI Jakarta


Image

Write a Facebook Comment

Leave a Comments

UPDATE COVID-19

Jejak Pendapat

Penyebaran COVID-19 Sangat Memprihatinkan, Setujukah Indonesia Lockdown ?

Weekly Toplist